Skip ke Konten

Panen bersama dan pelatihan budidaya kenaf bersama PT. Rekadaya Multi Adiprima

14 Agustus 2026 oleh
Dewan serat indonesia

DSI dan PT Rekadaya Multi Adiprima Kembangkan Budidaya Kenaf untuk Bahan Baku Industri

Jakarta — Dewan Serat Indonesia (DSI) bersama PT Rekadaya Multi Adiprima mengembangkan program budidaya tanaman kenaf (Hibiscus cannabinus) sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan serat alam untuk kebutuhan industri nasional.

Kenaf merupakan salah satu tanaman penghasil serat alami yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan baku berbagai produk industri. Serat kenaf dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan manufaktur, termasuk sebagai material komponen interior otomotif yang lebih ramah lingkungan.

Mendorong Pemanfaatan Serat Alam

Pengembangan budidaya kenaf tidak hanya berfokus pada penyediaan bahan baku industri, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani.

Melalui program ini, petani mendapatkan pendampingan dan pelatihan mengenai teknik budidaya, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga proses pascapanen. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman kenaf sekaligus menghasilkan serat yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi dari Hulu hingga Hilir

Program pengembangan kenaf juga mencakup kegiatan panen bersama sebagai bagian dari evaluasi produktivitas tanaman di tingkat petani. Selain menjadi momentum untuk melihat hasil budidaya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara petani, DSI, dan pihak industri.

Salah satu aspek penting dalam program ini adalah pengembangan kemitraan dengan offtaker, sehingga hasil panen memiliki akses pasar dan dapat diserap untuk kebutuhan industri.

Melalui kolaborasi dengan PT Rekadaya Multi Adiprima, DSI terus mendorong terbentuknya ekosistem serat alam yang terintegrasi, mulai dari budidaya di tingkat petani hingga pemanfaatannya sebagai bahan baku industri.

Pengembangan kenaf diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pemanfaatan sumber daya serat alam Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus mendukung industri nasional menuju penggunaan material yang lebih berkelanjutan.

DSI bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, Institut Otomotif Indonesia (IOI) dan APINDO